Langsung ke konten utama

Postingan

Milad Hizbul Wathan ke-103

Menerapkan Prinsip dan Nilai-Nilai Luhur Kepanduan persiapan apel Milad Hizbul Wathan Senin (20/12/21), SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro melakukan apel dalam rangka memperingati Milad Hizbul Wathan ke-103 bersama warga sekolah. Apel yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB tersebut juga melibatkan guru dan siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Bojonegoro. Adapun yang bertugas sebagai pembina apel adalah Devi Wulantika. Sedangkan pemimpin apel dijalankan oleh Zendy Alfiansyah. Untuk barisan regu siswa putera dipimpin oleh Puput Tri Wahyudi, dan dua regu siswa puteri masing-masing oleh Eka Bintang dan Fatimah Azzahra Salsabila.  pembina apel mengikuti dengan khidmat Peringatan Milad HW kali ini merupakan bentuk perhatian sekolah terhadap sejarah dan peran organisasi dalam kaitannya dengan prinsip kepanduan dan nilai-nilai luhur yang telah dicetuskan dan dilaksanakan hingga saat ini. Sebagaimana disampaikan dalam pidato. "Karena pandu HW memiliki 10 janji dalam undang-undang yang apabila dibaca ...

Sudut Prestasi Sekolah

 Raih Perunggu, Tetap Prestasi yang Membanggakan Akui Mestinya Bisa ke Final Dicky Ferdiansyah dengan medali perunggunya SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro (10/11/2021) Atlet paralimpik cabang olahraga tenis meja, Dicky Ferdiansyah berhasil membawa pulang medali perunggu dari Pekan Paralimpik Nasional (Papernas) XVI di Papua 2021. Mewakili klasemen tunggal upper daksa, permainannya harus terhenti pada semifinal dengan skor 1-3 dalam tiga babak.  Jangan lelah untuk berprestasi Kekalahan tersebut, diakuinya, merupakan tidak sesuai target dari pelatih. Menurut sang pelatih, Karijono, performa anak didiknya kurang maksimal. "Dicky terkesan menyepelekan (lawan,Red)," jelasnya kepada wartawan. Kekecewaan ini sama halnya Dicky rasakan karena seharusnya mampu mencapai babak final. Walaupun prediksi pelatih putra pasangan Muhammad Wanito dan Insiyah meleset, perolehan perunggu tetap membanggakan Kabupaten Bojonegoro.  Setelah Papernas XVI Papua, agenda yang akan dilaksanakan dalam wak...

Memperingati Tiga Hari Besar

Dimeriahkan Lomba Antar Siswa suasana persiapan lomba      Kamis, 21 Oktober 2021, SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro menggelar lomba untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Jadi Bojonegoro ke-344 dan Hari Santri Nasional. Even ini dimanfaatkan betul oleh para siswa yang turut mejadi peserta lomba.  Kemeriahannya pun terasa karena antusiasme siswa yang tinggi. Ketua panitia penyelenggara lomba, Natikah mencatat ada total 30 siswa peserta. Diantaranya 10 siswa kelas X IPA, 10 siswa kelas XI IPS dan 10 siswa kelas XII IPA. menghayati puisi      Jenis lomba kali ini terdiri dari lomba membaca puisi, pidato berbahasa Jawa dan Indonesia dan menggambar poster. Dengan jenis lomba yang beragam tersebut siswa dapat memilih sesuai minat dan bakatnya. Salah satunya adalah Siti Aisyah. Siswi asal Padang, Sumatera Barat itu mantap memilih lomba baca puisi karena gemar dengan bidang kesusastraan. Terbukti pilihannya itu tepat. Dia berhasil tampil baik. "Alhamdu...

ANBK Perdana Bag. 2

Pesan Positif Pengawas Ruang Selesaikan dengan baik apa yang telah dimulai SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro (28/09/2021), hari kedua ini merupakan penghujung dari rangkaian ujian ANBK. Namun ini tidak mengurangi antusias siswa. Justru menjadi kian berlipat meskipun materi yang dikerjakan tidak bisa dianggap enteng, yaitu numerasi.  Siswa peserta pun tak ingin mengalami kesulitan. Maka itulah, disamping berbekal belajar, tampak sebelum memasuki ruang ujian, peralatan berhitung yang mereka bawa cukup lengkap, seperti kertas buram, pensil, dan penghapus. Seluruhnya itu telah mereka siapkan sejak kemarin.  Selain itu, pengawas ruang, Tamiji, S.Pd., memberikan hal positif kepada siswa peserta. Beliau menyampaikan agar lebih serius mengerjakan ujian demi dua tujuan, yaitu predikat bagus individu dan sekolah. "Saya harapkan anak-anak jangan mengurangi keseriusan mengerjakan ANBK ini (numerasi.Red). Kalau nilaimu bagus tentu akan mempengaruhi peringkat penilaian sekolah secara nasional....

ANBK Perdana

 Siswa Mampu Adaptasi dengan Soal     Peserta ANBK menerjakan dengan teliti      SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro (27/09/2021), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 jenjang SMA/MA bidang literasi serentak dilaksanakan hari ini. Seluruh siswa kelas XI (sebelas) yang terdaftar sebagai peserta wajib mengikuti program pengganti UN tersebut. Di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, pelaksanaan ANBK dilaksanakan terpisah di dua laboratorium komputer yaitu milik kampus induk dan MBS (Muhammadiyah Boarding School). Novy Cahya Kuncara, S.Pd., selaku proktor I mengatakan bahwa siap dengan ANBK. "Alkhamdulillah kita bisa menyelenggarakan ANBK mandiri. Dari 11 peserta hanya satu yang absen karena terpilih menjadi atlet tenis meja di PON XX Papua." terangnya. Disisi lain Ardian, S.Pd., proktor II MBS memastikan bahwa ANBK ini juga berjalan lancar. "Alkhamdulillah, 20 siswa peserta ikut seluruhnya serta tidak ada kendala," katanya saat dihubungi via  whatsapp . peng...

SASTRA SEKOLAH

Karya: Nama    : Ardelia Fitriani Kelas    : XII MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro SAY      Sebuah kata? entahlah! Aku memang bisa berkata lebih dari seribu tanpa kelu. Namun untuk sejarah sekolah tatap layar ini membuat otakku bukan hanya kelu, tapi cukup ngilu.   Aku? Aku hanya murid yang berguru Brainly. Rebahan 24 jam nonstop dan yang paling mengenaskan, aku adalah penyalahguna kuota. Next, Ibuku guru. Tapi sibuk dengan muridnya bukan anaknya. Aku anaknya, belum tentu muridnya. Ayahku? Ayah ku dokter, lagi lagi sibuk dengan kesehatan pasien sampai lupa anaknya juga butuh perhatian.             Tapi biarlah, mereka adalah pahlawan.    Cuplikan derita ini berawal dari munculnya musuh baru yang ku tau namanya adalah, Covidah Naintiyah. Keluarganya, adalah saingan terberat, musuh terkuat seluruh jagat semesta alam. Memegang kekuasaan setiap inci jejak langkah makhluk tak ber...

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...