Langsung ke konten utama

ANBK Perdana

 Siswa Mampu Adaptasi dengan Soal

   

Peserta ANBK menerjakan dengan teliti

    SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro (27/09/2021), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 jenjang SMA/MA bidang literasi serentak dilaksanakan hari ini. Seluruh siswa kelas XI (sebelas) yang terdaftar sebagai peserta wajib mengikuti program pengganti UN tersebut. Di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, pelaksanaan ANBK dilaksanakan terpisah di dua laboratorium komputer yaitu milik kampus induk dan MBS (Muhammadiyah Boarding School). Novy Cahya Kuncara, S.Pd., selaku proktor I mengatakan bahwa siap dengan ANBK. "Alkhamdulillah kita bisa menyelenggarakan ANBK mandiri. Dari 11 peserta hanya satu yang absen karena terpilih menjadi atlet tenis meja di PON XX Papua." terangnya. Disisi lain Ardian, S.Pd., proktor II MBS memastikan bahwa ANBK ini juga berjalan lancar. "Alkhamdulillah, 20 siswa peserta ikut seluruhnya serta tidak ada kendala," katanya saat dihubungi via whatsapp.

pengawas mengamati jalannya ANBK

    Program ANBK mengusung pola yang baru dari UNBK, baik secara materi dan mekanismenya. Perubahan tersebut sempat membuat para siswa kelas XI kesulitan dalam mengerjakan. Oleh karena itu sekolah mengadakan kegiatan bimbingan belajar dalam rangka pendalaman materi agar siswa mampu beradaptasi. Salah satu guru pembimbing, Nanik Sunarti, S.Pd., mengatakan bahwa untuk menyukseskan program ANBK diperlukan persiapan yang matang. "Bimbingan belajar (AKM) telah berulang kali lakukan. Itu bertujuan agar adaptasi siswa terhadap jenis soal baru ini terbentuk," tegasnya kepada wartawan.

    Ternyata, persiapan tersebut membuahkan hasil. Anggiria Nur Faiza, salah satu siswa peserta ANBK, merasa mengerjakannya tanpa kesulitan. Sesuai pemantauan wartawan, adaptasi ini telah terbentuk kepada siswa peserta yang lain juga. Terbukti hanya kendala teknis kecil seperti reset akun peserta dialami oleh sebagian siswa peserta. (humas/hmy)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Memperingati Tiga Hari Besar

Dimeriahkan Lomba Antar Siswa suasana persiapan lomba      Kamis, 21 Oktober 2021, SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro menggelar lomba untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Jadi Bojonegoro ke-344 dan Hari Santri Nasional. Even ini dimanfaatkan betul oleh para siswa yang turut mejadi peserta lomba.  Kemeriahannya pun terasa karena antusiasme siswa yang tinggi. Ketua panitia penyelenggara lomba, Natikah mencatat ada total 30 siswa peserta. Diantaranya 10 siswa kelas X IPA, 10 siswa kelas XI IPS dan 10 siswa kelas XII IPA. menghayati puisi      Jenis lomba kali ini terdiri dari lomba membaca puisi, pidato berbahasa Jawa dan Indonesia dan menggambar poster. Dengan jenis lomba yang beragam tersebut siswa dapat memilih sesuai minat dan bakatnya. Salah satunya adalah Siti Aisyah. Siswi asal Padang, Sumatera Barat itu mantap memilih lomba baca puisi karena gemar dengan bidang kesusastraan. Terbukti pilihannya itu tepat. Dia berhasil tampil baik. "Alhamdu...