Langsung ke konten utama

Memperingati Tiga Hari Besar

Dimeriahkan Lomba Antar Siswa

suasana persiapan lomba

    Kamis, 21 Oktober 2021, SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro menggelar lomba untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Jadi Bojonegoro ke-344 dan Hari Santri Nasional. Even ini dimanfaatkan betul oleh para siswa yang turut mejadi peserta lomba.  Kemeriahannya pun terasa karena antusiasme siswa yang tinggi. Ketua panitia penyelenggara lomba, Natikah mencatat ada total 30 siswa peserta. Diantaranya 10 siswa kelas X IPA, 10 siswa kelas XI IPS dan 10 siswa kelas XII IPA.

menghayati puisi

    Jenis lomba kali ini terdiri dari lomba membaca puisi, pidato berbahasa Jawa dan Indonesia dan menggambar poster. Dengan jenis lomba yang beragam tersebut siswa dapat memilih sesuai minat dan bakatnya. Salah satunya adalah Siti Aisyah. Siswi asal Padang, Sumatera Barat itu mantap memilih lomba baca puisi karena gemar dengan bidang kesusastraan. Terbukti pilihannya itu tepat. Dia berhasil tampil baik. "Alhamdulillah, mood juga sesuai suasana puisi yang saya baca. Jadi penghayataannya pun tak sulit," kata dara kelahiran Tangerang tersebut. 

video cuplikan membaca puisi

    Tak hanya puisi, lomba pidato juga tak kalah menarik. Beberapa tema terkait mampu disajikan menjadi retorika yang bagus. Tiga topik yang ditentukan adalah uswatun hasanah (suri tauladan baik), nasionalisme dan peran santri untuk pendidikan. Abdul Kholiq, juri puisi berbahasa Jawa mengatakan even lomba dapat berfungsi sebagai ajang mencari bakat. "Dari sini (lomba.Red) kita bisa tahu peserta didik yang punya potensi berpidato yang baik. Mereka bisa kita andalkan untuk ikut lomba yang akan datang," terangnya kepada wartawan.

    Di sisi lain, kreatifitas menggambar juga disajikan dalam karya poster. Zadid Taqo, sebagai juri berpendapat bahwa membuat poster harus menampilkan kesesuaian gambar dengan topiknya. Selain itu, peserta harus pandai menggunakan paduan warna yang pas sehingga tampak indah. "Jadi poster selain dapat menyampaikan pesan khusus juga harus mengandung unsur estetika (keindahan.Red),"jelasnya. Oleh karena itu, peserta lomba harus fokus untuk menampilkan keduanya.

    Berkaitan dengan sisi lain dari lomba, Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah Bojonegoro, Anisa Husnul Nabila, mengatakan bahwa ada tujuan positif dalam lomba tersebut. Menurutnya, selain dapat meningkatkan kompetisi secara sehat. Hal itu juga memberi ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. "Tidak hanya digali dan diarahkan (minat dan bakat peserta didik.Red) saja, tetapi juga perlu dikembangkan. Nah, melalui lomba inilah sebagai stimulus agar minat dan bakat kami berkembang lebih banyak," tuturnya.

    Berdasarkan jadwal, pengumuman pemenang akan dilakukan hari Senin (25/10/2021) mendatang. Panitia akan memilih dua peserta sebagai juara satu dan dua dari tiap-tiap jenis lomba. "Kita tentukan berdasarkan skornya. Jika tertinggi, dia ditetapkan juara satu," tutur Natikah. (humas/hmy)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...