Langsung ke konten utama

Milad Hizbul Wathan ke-103

Menerapkan Prinsip dan Nilai-Nilai Luhur Kepanduan

persiapan apel Milad Hizbul Wathan

Senin (20/12/21), SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro melakukan apel dalam rangka memperingati Milad Hizbul Wathan ke-103 bersama warga sekolah. Apel yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB tersebut juga melibatkan guru dan siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Bojonegoro. Adapun yang bertugas sebagai pembina apel adalah Devi Wulantika. Sedangkan pemimpin apel dijalankan oleh Zendy Alfiansyah. Untuk barisan regu siswa putera dipimpin oleh Puput Tri Wahyudi, dan dua regu siswa puteri masing-masing oleh Eka Bintang dan Fatimah Azzahra Salsabila. 
pembina apel mengikuti dengan khidmat

Peringatan Milad HW kali ini merupakan bentuk perhatian sekolah terhadap sejarah dan peran organisasi dalam kaitannya dengan prinsip kepanduan dan nilai-nilai luhur yang telah dicetuskan dan dilaksanakan hingga saat ini. Sebagaimana disampaikan dalam pidato. "Karena pandu HW memiliki 10 janji dalam undang-undang yang apabila dibaca dengan seksama, dipahami dihayati dan dipraktekkan niscaya peserta didik memiliki kepribadian yang baik yang dalam agama disebut kesalehan, tidak hanya kesalehan pribadi tetapi juga kesalehan sosial seperti Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai anak didik pandu HW yang diabadikan oleh Indonesia,'' terang Devi saat apel.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Aminan, turut mengapresiasi pelaksanaan apel yang tertib dan khidmat. "Terimakasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dan bekerja dengan baik menjadi petugas apel. Saya berharap amanat dalam apel ini mampu berpengaruh dalam pendidikan kita. Agar warga sekolah memiliki kesalehan pribadi dan sosial," tandasnya. (hmy/humas)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...