Langsung ke konten utama

Kegiatan Class Meeting Kembali Lahir

 "Perdana" setelah Pandemi

Kepala sekolah berikan pesan penting bagi peserta class meeting


Bojonegoro (20/06/2022) - SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro. Animo class meeting kembali terasa di sekolah setelah dua tahun hilang karena pandemi Covid-19. Penyelenggaraan kegiatan hiburan pasca penilaian akhir tahun (PAT) tersebut dapat dibilang "perdana" tetapi disambut penuh antusias oleh seluruh peserta didik dengan mengikuti berbagai macam lomba yang diadakan. Lomba tersebut antara lain futsal mini, badminton, tenis meja, karikatur, puisi, pidato, cipta kuliner dan e-sport. Selama sepekan (13 - 20 Juni) kegiatan class meeting mampu mengundang decak kagum penonton yang tak hanya dari kalangan siswa SMA, tetapi juga SMP. Kerap kali terdengar sorakan dari mereka untuk memompa semangat peserta class meeting. Selain itu, setiap pertandingan selalu diiringi oleh komentator yang bertujuan menghidupkan suasana pertandingan. 
Pertandingan futsal mini

Pukulan servis tenis meja
Proses membuat karikatur

Peserta bacakan puisi

Sebagai sebuah even kompetisi, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Aminan, mendukung agar seluruh peserta didik berpartisipasi penuh di dalamnya. Menurutnya, kegiatan class  meeting merupakan waktu yang pas untuk menunjukkan sekaligus mengasah potensi yang ada dalam diri peserta didik. "Ayo sebagai peserta didik SMAMUTU harus bisa turut aktif di dalam berbagai kegiatan, termasuk ini (class meeting. Red). Selain kesempatan yang bagus untuk unjuk gigi juga sebagai ajang menjunjung nilai sportifitas sehingga dapat menempa motivasi kalian untuk selalu jujur dan adil dalam berbagai persaingan, apalagi di dunia pendidikan," jelas pria asal Sumberejo dalam sambutannya saat pembukaaan di beberapa waktu lalu. 

Seorang siswi berpidato

Disisi lain, menanggapi kegiatan ini, Waka Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Natika bahwa keterlibatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) juga diapresiasi. Namun, jika kegiatan tersebut ada kekurangan dalam penyelenggaraan perlu dievaluasi sehingga kedepannya akan lebih baik. IPM juga dihimbau terus meningkatkan diri untuk mengadakan berbagai kegiatan lain yang mendukung tujuan visi dan misi sekolah. "Oleh karena itu teruslah berkarya dan membuat kegiatan berbasis visi dan misi sekolah selama periode kerja masih aktif. Eratkan komunikasi dengan sesama anggota, guru, tata usaha, dan kepala sekolah agar program kerjanya makin sinergi,'' pungkas guru yang baru saja diterima P3K tersebut. (hmy/humas)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Jagongan FOSKAM 2023 Kediri

Wujudkan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Berkemajuan Melalui Silaturrahim. Peserta menghadiri FOSKAM Gumul, Kediri (15/11/2023), menjadi tempat pelaksanaan acara Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FOSKAM) perwakilan Jawa Timur bagian barat. Peserta FOSKAM yang terdiri dari kabupaten Pacitan, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Kediri, Blitar dan Tulungagung tampak membanjiri lokasi Basement Simpang Lima Gumul.  Panitia mencatat jumlah peserta FOSKAM kali ini adalah terbanyak dari sebelumnya, yaitu  hingga 580-an orang. "Alhamdulillah meskipun kegiatan diinformasikan tanpa undangan tertulis justru peserta yang ikut sampai 580-an orang", jelas Aris Nasution, koordinator FOSKAM Jatim bagian barat. Dirinya menyampaikan bahwa sebagai forum semiformal satu-satunya di PWM Jatim, pertemuan rutin 4 bulanan ini mengambil tema "Together for Making A Bright Change" yang artinya adanya perubahan yang lebih baik terjadi pada...