Langsung ke konten utama

Semarak MBE Award Bojonegoro

Partisipasi dan Junjung Sportivitas

MI Muhammadiyah 21 Kapas sebagai host MBE Award

Selasa (18/10/2022), SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Perhelatan Muhammadiyah Bojonegoro Education (MBE) Award dimeriahkan dengan kompetisi berbagai cabang olahraga, pidato bahasa Inggris, Jawa dan Arab serta ceramah keagamaan. Seluruh sekolah dari persyarikatan Muhammadiyah di Bojonegoro telah mengirimkan peserta didiknya untuk bersaing di catur, tenis meja, lari atletik, futsal, sepakbola mini, pidato (bahasa Inggris, Jawa dan Arab) dan dakwah. 

Suasana pembukaan MBE Award 2022

SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengirimkan lima peserta didik diantaranya Dicky Ferdiansyah untuk tenis meja, Ridho Bagus Arjuna dan Alegra Prasetyo untuk catur, Khusnul Qotimah untuk pidato bahasa Jawa, Sita Febriana untuk atletik lari 80 meter. Serta satu tim futsal juga ikut berlaga. 

Peserta pidato bahasa Jawa

Peserta catur

Widyastuti Andayani, selaku guru pembimbing bahasa Jawa menilai ini sebagai kesempatan siswa untuk menunjukkan kemampuan non akademiknya. "Justru melalui lomba akan dapat dipetakan kemampuan siswanya. Sehingga kedepan dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Selain itu lomba ini juga mengenalkan sportivitas kepada siswa sehingga terdapat apresiasi bagi yang menang serta semangat bangkit bagi yang kalah." jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, hasil lomba pidato bahasa Jawa belum membuahkan hasil maksimal. Begitu pula pada cabor tenis meja dimana atlet andalan Dicky Ferdiansyah harus mengakui ketangguhan SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo di babak final. Sedangkan hasil sementara di cabor catur Alegra berhasil mengantongi 3 poin kemenangan di set pertama. Kemenangannya atas SMA Muhammadiyah 4. Namun justru Ridho gagal menaklukkan lawannya di set yang sama.

 Lomba MBE Award berlangsung selama empat hari mulai Senin (17/10/2022) hingga Kamis (20/10/2022). Pertandingan pada esok (Rabu) adalah lari 80 meter dan futsal. (hmy/humas).

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...