Langsung ke konten utama

Outbound Munculkan Keceriaan Siswa

 Latih Siswa Bersaing dan Bekerjasama

Menjaga kebersamaan


Bojonegoro (07/06/2022), SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro - Kegiatan outbound yang diselenggarakan di wanawisata Tirtawana Dander berlangsung menarik. 18 siswa kelas X MIPA dan XI IPS terlihat menikmati setiap sesi yang dipandu oleh guru sekaligus pelatih, Sunky Mahmud Sulthon. Saat memeragakan senam, seluruh siswa juga kompak menirukan. Bahkan, tak jarang diselingi oleh tawa oleh gerakan senamnya yang lucu. "Agar siswa tidak bosan sehingga di sesi awal perlu diselingi dengan keceriaan,'' jelas Sulthon, sapaan akrabnya. 

Sesi senam ceria tersebut berlangsung selama 45 menit kemudian dibentuk tim yang terdiri dari tim Panda, Katak, Macan Kumbang, dan Kucing. Keempat tim tersebut juga bersaing dalam beberapa lomba diantaranya menebak cerita, ketangkasan ambil bola, dan memindah ember berisi air.

Perlu keseimbangan agar tidak tumpah


Tim putra tidak ingin kalah

Bersama-sama siswa, kepala sekolah dan beberapa guru juga turut mendampingi kegiatan outbound. kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Aminan, senang dengan antusiasme siswa yang mengikuti outbound. Meskipun terdapat beberapa dari mereka yang berhalangan hadir karena berbagai sebab. Dirinya berharap ada dampak positif yang didapat dari outbound. "Setelah ini ada perubahan karakter ke arah yang lebih baik, lebih percaya diri, kompak dan bersaing dalam belajar dan meraih prestasi," jelasnya kepada wartawan. Selain itu, Waka Kurikulum, Nanik Sunarti juga mendukung sebagai penyegaran siswa setelah penilaian akhir tahun semester genap (PAT) selesai. (hmy/humas)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...