Langsung ke konten utama

Menjelang KSNK, Siswa Mengikuti Simulasi

     

Siswa peserta KSN-K mulai mengerjakan soal dalam simulasi

    Bojonegoro, Sabtu (29 Mei 2021), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek) mulai mengadakan kompetisi sains nasional kabupaten (KSN-K) bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah, khususnya SMA. Untuk bersaing dengan sekolah lain, SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro telah memiliki lima siswa peserta KSN-K dengan kualifikasi baik karena mampu lolos dalam tahap seleksi tingkat sekolah (KSN-S). Kepala sekolah, Drs. Aminan, M.Pd sebagai penanggungjawab penyelenggaraan KSN-S berharap peserta hasil seleksi tersebut mampu berkompetisi dalam KSN-K nantinya. "Insyaallah saya mendoakan mereka agar dapat berusaha secara maksimal dalam mewakili sekolah di kompetisi ini,'' ujar dia.

    Dalam menyongsong KSN-K pada 3 Juni mendatang, sekolah juga mengikuti jadwal simulasi kompetisi KSN-K kemarin. Kelima peserta tersebut telah mengikuti proses simulasi hingga selesai. Mereka adalah Rose Dina Mawardah, Puput Tri Wahyudi, Anisa Husnul Nabila, Anggiria Nur Faiza, dan Fina Sopiana. Sedangkan mata pelajaran yang dipilih oleh masing-masing siswa secara berurutan ialah TIK, biologi, geografi, ekonomi dan kimia. Novy Cahya Kuncara, proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, menjelaskan bahwa simulasi tersebut sifatnya penting untuk memeriksa kesiapan sistem jaringan laboratorium TIK. Pihaknya menambahkan, sistem KSN-K dengan model semi daring dapat dilakukan sekolah yang kekuatan bandwidth internetnya di bawah 15 Mbps. "Model ini (semi daring-red) mudah diterapkan juga dioperasikan dengan bandwidth internet yang dimiliki sekolah saat ini," terangnya. 

    Salah seorang siswa peserta KSN-K, Rose Dina mengaku tidak kesulitan dengan cara mengerjakan soal. Menurutnya, cara yang digunakan di KSN-K memiliki kemiripan saat mengikuti simulasi asesmen kompetensi minimum (AKM) beberapa waktu lalu. "Ya intinya kami login dahulu sebelum mengerjakan soal. Terus tampilan soalnya juga tidak membingungkan," jelas siswa asal Kecamatan Purwosari tersebut. Dengan tidak adanya kendala saat simulasi proses persiapan untuk KSN-K menjadi lebih fokus. Puput Tri Wayhudi mengatakan bahwa dirinya bakal bersungguh-sungguh belajar biologi untuk mendapatkan hasil terbaik bagi sekolah di KSN-K. "Ini kesempatan pertama saya ikut KSN-K jadi akan menyenangkan jika saya mendapat hasil yang sesuai target,'' terangnya. (hmy/humas)

Komentar

  1. semoga sukses dapat juara KSK 2021. AAmiin

    BalasHapus
  2. Insyaallah hasil KSNK maksimal. Pagu PPDB jg terpenuhi..aamiin.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...