Langsung ke konten utama

Menjawab Tantangan Pasca Kelulusan

Suasana rapat pleno kelulusan siswa kelas XII T.A. 2020/2021


Bojonegoro, Senin (03 Mei 2021), tepat pukul 10.00 WIB, kelulusan 38 siswa kelas XII IPA dan IPS SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro tahun pelajaran 2020/2021 telah ditetapkan dalam rapat pleno. Rapat yang diselenggarakan dengan prokes tersebut dihadiri oleh 20 guru dan seorang karyawan TU. Adapun pembahasan materi rapat dilangsungkan secara singkat, dimulai dari pembacaan daftar nama siswa kelas XII IPA dan IPS yang dinyatakan lulus.

Kepala sekolah membacakan daftar nama siswa lulus







Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Drs. Aminan, M.Pd. merasa bangga dan bersyukur atas kelulusan siswa kelas XII ini karena diraih dengan kesungguhan dan tetap menjaga nama baik sekolah. "Alhamdulillah seluruh siswa ini (kelas XII-red) telah lulus dengan predikat yang baik. Kita patut berbangga atas itu," jelasnya. Memang tak mudah menjaga kondusifitas sekolah di tengah pembelajaran jarak jauh saat pandemi. Bahkan di sekolah lain, terjadi berbagai kasus yang dapat mengganggu aktivitas pendidikan siswa. Hingga hal itu berujung pada kasus putus sekolah.

Perhatian terhadap kelulusan tersebut juga dikemukakan oleh salah satu guru, Andika Nugraha. Dirinya berpendapat bahwa tantangan yang dihadapi siswa pasca lulus terbilang tidak ringan. Pasalnya, pandemi ini tentu berdampak pada kualitas output sekolah. "Ya, ini (kualitas lulusan-red) apakah mampu bersaing untuk mendapatkan perguruan tinggi negeri maupun swasta ? Mengingat minimnya lulusan siswa yang mampu lolos SNMPTN maupun SBMPTN sejak tahun 2020 saat pandemi melanda. Sebagai solusinya, Andika berharap agar sekolah lebih berperan aktif melakukan penjajakan kerjasama dengan perguruan tinggi swasta Muhammadiyah sehingga siswa lulusan lebih mudah melanjutkan kuliah mereka. (hmy/humas)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...