Langsung ke konten utama

Berbagi Kebahagiaan di Penghujung Ramadhan

Seorang penarik becak menerima sedekah 


Bojonegoro, Rabu (5/05/2021) Penghujung Ramadhan 1442 H digunakan warga SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro sebagai momentum  untuk berbagi kebahagiaan. Apalagi saat pandemi Covid19 yang telah menyulitkan perekonomian masyarakat, khususnya yang tergolong lapisan bawah seperti para penarik becak. Pendapatan para penarik becak yang kian merosot akibat pandemi atau maraknya transportasi pribadi menjadi perhatian khusus SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro. 

meskipun kecil nilainya, tapi besar pahalanya
Pembagian sedekah berjalan tertib


Bendahara sekolah, Natikah, S.Pd. bersama tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai pemrakarsa kegiatan ini telah berhasil menghimpun donasi dari pihak ketiga dan guru-karyawan sebesar Rp 2.100.000. Dana tersebut telah disalurkan kepada 70 penarik becak.

Mulai pukul 10.00 WIB tim berangkat secara menyebar ke titik-titik yang telah ditentukan hingga selesai pada 10.30 WIB. Adapun lokasinya adalah tiga titik di sepanjang jalan Untung Suropati. Kemudian tiga titik di sepanjang jalan Panglima Sudirman.  "Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar. Seluruh dana yang dihimpun telah disalurkan seluruhnya untuk abang becak," terang guru biologi asal Kecamatan Purwosari ini. Begitu pula Ketua IPM Tahun Pelajaran 2021-2022, Nabila ikut bersyukur telah menunaikan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dirinya berharap agar ramadhan kali ini tidak mengendurkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. "Insyaallah dengan sedekah Allahn SWT limpahkan pahala buat kita, lalu kehidupan masyarakat yang membutuhkan juga terbantu," (hmy/humas)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...