Langsung ke konten utama

Mengukur Kesiapan Siswa Dengan Simulasi EHB BKS

   

Audy dan Diva serius mengikuti simulasi EHB BKS 2021
 

    Bojonegoro, Rabu (10/03/2021) Simulasi Evaluasi Hasil Belajar Berbasis Komputer dan Smartphone (EHB BKS) tahun pelajaran 2021/2021 diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro hari ini. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini masih menggunakan mekanisme yang sama seperti USP BKS secara Online tahun 2020 lalu. Proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Novy Cahya Kuncara, S.Pd. mengatakan bahwa proses setting EHB tahun ini bisa dilakukan tanpa kendala karena langkah-langkahnya mirip dengan USP BKS tahun lalu. Sebanyak 38 siswa kelas XII IPA dan IPS dapat mengikuti semua. Dalam simulasi ini,  terdapat 20 unit komputer (PC) dan tiga unit sebagai cadangannya. Novy, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa seluruh unit komputer sudah dicek dan dapat digunakan. 

    Meskipun pelaksanaan EHB BKS terbilang lancar, masih terdapat beberapa masalah teknis yang muncul. Problem teknis tersebut antara lain tampilan soal yang tidak lengkap, jawaban siswa yang tidak terekam oleh sistem, lembar jawaban tidak muncul, dan jaringan dari server pusat yang tidak stabil sehingga proses login terganggu. Menurut Novy, masalah tersebut masih dikategorikan wajar karena simulai ujian dengan sistem daring rentan terganggu oleh banyak faktor. "Alhamdulillah semua problem itu dapat kita selesaikan karena tidak fatal,'' katanya.

    Terdapat hal baru di simulasi EHB BKS 2021 yaitu soal yang diujikan. Bagi kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, jenis soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tidak pernah dikerjakan sebelumnya. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk mengerjakan soal AKM dengan baik dan benar. Marchel Abdullah, siswa XII IPS mengatakan bahwa dia perlu adaptasi sebelum mulai mengerjakan soal. "Sebelum mulai, proktor memberi informasi tentang soal jenis AKM. Bahkan pengarahan cara mengerjakannya pun disampaikan berulang-ulang biar paham,'' jelasnya. Sebanyak 35 butir soal yang dikerjakan memuat soal pilihan ganda (PG), pilihan ganda lebih dari satu (PGK-L1), pilihan benar salah (PGK-BS1), pilihan ganda benar-salah lebih dari satu (PGK-BS-L1), isian jawaban singkat (IJS), menjodohkan (MJDK).Seluruhnya dikerjakan dalam durasi 120 menit. Dengan kriteria soal yang kompleks tersebut, siswa harus lebih fokus dalam memilih jawaban yang tepat. M.Fatkur Rozi, siswa kelas XII IPS yang lain juga mengaku bingung saat mengerjakan simulasi lantaran cara menjawabnya. "Saya masih bingung cara menjawabnya karena belum pernah dapat jenis soal seperti ini. Tapi saya tetap berusaha mengamati, membaca dan menjawab soal dengan maksimal,'' tuturnya.

Fery Fernanda melakukan login akun siswa

    Rencananya EHB BKS 2021 bakal dilaksanakan pada 22 Maret 2021. Informasi tersebut telah disampaikan dalam acara sosialisasi koordinator pengawas sekolah (korwas) bersama proktor EHB BKS se-Kabupaten Bojonegoro, Senin kemarin lusa (08/03/2021). Novy berharap agar persiapan EHB mendatang dilakukan secara matang mengingat hasil ujian tersebut mempengaruhi peringkat sekolah yang akan didapat. "Insyaallah, semua tim EHB BKS 2021 akan bekerja semaksimal mungkin agar pelaksanaan di hari H berlangsung lancar. Ini penting untuk siswa agar mereka mendapatkan hasil terbaik,'' pungkasnya. (hmy/Humas)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...