Langsung ke konten utama

BANGGA SEKALIGUS HARU

Foto bersama lulusan SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020

         Kamis (18/04/2019), SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan acara pelepasan siswa kelas XII (duabelas) IPS dan IPA yang telah lulus masa belajarnya selama tahun pelajaran 2019/2020. Sebanyak 25 siswa lulusan mengikuti acara tersebut dengan bahagia sekaligus haru. Selain itu, seluruh guru dan karyawan sekolah juga turut menyaksikan acara mulai awal hingga akhir. Beberapa hiburan menarik ditampilkan dalam acara tersebut, seperti paduan suara, karaoke, serta unjuk gigi Tapak Suci. Siswa-siswi kelas X IPS  dan XI IPS yang ikut memeriahkan tersebut tampil secara baik di depan penonton. Hal itulah yang mampu menghidupkan acara meskipun dalam kesederhanaan.

    Pengalaman yang mereka dapatkan selama menjadi pelajar SMA Muhammdiyah 1 Bojonegoro sangat berkesan dan positif. Semua itu terjadi dengan dukungan penuh oleh warga sekolah yang berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Rifdah Hanuun, salah seorang siswi kelas XII IPA merasa bangga sekaligus haru saat lulus. "Saya bahagia dapat lulus di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro karena dukungan keluarga dan sekolah. Namun, hari ini saya juga merasa haru karena harus berpisah dengan banyak teman dan guru," terangnya. Begitu pula dengan salah seorang temannya, Tanyono Adhim yang ingin memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama di sekolahnya. "Saya ingin beberapa tahun kedepan ada reuni bersama," pungkasnya. 

Sesi foto kenangan siswa dengan orangtua
simbolik kelulusan siswa
   


    








    Acara kelulusan ini seolah menjadi momentum untuk memberikan kesan positif kepada siswa maupun masyarakat sekitar. Hal tersebut senada dengan pernyataan kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro, Drs. Aminan, M.Pd. yang mengatakan bahwa perlu bagi seluruh warga sekolah untuk memberi kontribusi maksimal kepada siswa baik saat menjadi siswa aktif maupun sudah lulus. "Itu dilakukan agar terbentuk ikatan kuat serta kesan baik antara siswa dengan sekolah sehingga di kehidupan bermasyarakat pun mereka tetap menjaga nama baik almamaternya," kata pria asal Kecamatan Sumberrejo ini. (hmy/humas)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SASTRA SEKOLAH

          Karya:    Nama    : Kusnul Qothimah     Kelas     : X MIPA SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro UNTUKMU IBUKU      Pada suatu hari hiduplah seorang anak yang rajin belajar dan bekerja keras namanya safira usianya 12 tahun.safira hidup bersama ibunya karena ayahnya meninggalkannya saat dia masih bayi.sehari hari safira berjualan kue untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dan ibunya,karena ibunya  yang sedang sakit.terkadang ibunya tidak tega melihat putrinya berjualan namun apa daya dia  tidak bisa melakukan apa-apa karena penyakit yang menyerang dirinya saat safira berusia 10 tahun.terkadang safira menangis melihat ibunya yang sedang sakit karena penyakit yang di derita ibunya selama 2 tahun.safira hanya bisa berdoa untuk kesembuhan ibunya yang sangat ia cintai.     S afira rela melakukan apa apa demi ibunya ,ia ingin ibunya sembuh dan bisa melakukan aktivitas yang bias...

Sosialisasi AKM dan Implikasinya bagi Pembelajaran

Rapat sosialisasi SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro bersama pengawas pembina      Bojonegoro, Senin (08/02/2021). SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengadakan rapat pertemuan dengan pengawas pembina, Dra. Sri Restu Wahyuningsih, M.M.Pd dalam rangka sosialisasi asesmen kompetensi minimum (AKM). Mulai tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional (Kemdikbud) telah mencanangkan program tersebut guna menjaga kualitas pendidikan setelah ujian nasional (UN) ditiadakan. Dalam rapat tersebut, pengawas yang akrab dipanggil Restu menjelaskan bahwa tujuan AKM adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. "Jadi AKM, selain melakukan perbaikan mutu pembelajaran bagi satuan pendidikan, juga sebagai sistem evaluasi terhadap tingkat pemerataan pendidikan oleh pemangku kebijakan," jelasnya. Dengan adanya AKM, akan tampak bagaimana proses pembelajaran dan hasilnya di SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.       Adapun proses pembelajaran t...

Gladi Bersih EHB BKS 2021 Masih Bermasalah ?

       M. Fatkur Rozi mengamati soal      Bojonegoro, (16/03/2021) Setelah simulasi EHB BKS 2021 dilakukan hampir satu minggu yang lalu (10/03/2021), permasalahan pada soal masih terjadi pada tahap gladi bersih. Dari pengamatan proktor dan teknisi EHB BKS,  terdapat beberapa item soal yang tidak muncul sehingga tidak sesuai standar pengerjaan. Novy Cahya Kuncara, S.Pd., proktor SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro mengatakan seharusnya kendala atau masalah yang ada sudah diatasi tim pusat saat gladi bersih EHB BKS. "Harapannya ketika sudah tahap gladi bersih (EHB BKS, red) problem-problem yang ditemukan di simulasi kemarin telah diperbaiki sehingga seluruh soal dapat dikerjakan semua,'' jelasnya.  Ikon (tombol) melanjutkan soal tidak muncul     Tak hanya proktor, siswa kelas XII IPA dan IPS pun terganggu dengan adanya permasalahan soal ini. Bahkan, berdasarkan informasi dari grup whats app AKM Swasta Bojonegoro bahwa dari 40 butir, soal t...